fbpx
Candi Prambanan – Saksi Cinta Bandung Bondowoso

Candi Prambanan – Saksi Cinta Bandung Bondowoso

Candi Prambanan atau juga dikenal dengan Candi Roro Jonggrang. Candi Hindu terbesar yang di bangun pada abad ke-9 masehi. Menjulang dengan tinggi 47 meter dengan kemegahan yang luar biasa, membuat candi ini tampak menawan.

Terletak di Jl. Raya Solo – Yogyakarta No.16, Kranggan, Bokoharjo, Kec. Prambanan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (maps). Sedangkan dari pusat kota Jogja sekitar 17km ke arah timur. Akses jalan sangat mudah karena bisa di jangkau dengan bus trans Jogja.

Candi Prambanan Jogja
Candi Prambanan Jogja

Sejarah Candi Prambanan

Ada dua kisah tentang berdirinya salah satu peninggalan bersejarah ini, yang pertama kisah cinta Bandung Bondowoso dengan Roro Jonggrang, dan kisah lainya mengenai sejarah dibangunya candi ini pada masa kerajaan Hindu di jawa.

Cerita rakyat ini berkisah tentang seorang putri kerajaan yang terkenal dengan kecantikanya. Banyak para pemuda yang datang melamar. Hingga akhirnya bandung Bondowoso pun tertarik melamar sang putri.

meskipun terkenal sakti dan kuat, akan tetapi Roro Jonggrang tidak menyukai Bandung Bondowoso. Setelah berfikir lama, akhirnya Roro Jonggrang menemukan ide untuk menolak lamaran tersebut secara halus.

Roro Jonggrang bersedia untuk menjadi istri Bandung Bondowoso dengan syarat dibangunkan seribu candi dalam waktu satu malam saja. Bukan hal yang sulit bagi Bandung Bondowoso, karena dengan bantuan Jin maka syarat tersebut bisa terwujud.

Menjelang dini hari, Roro jonggrang panik dan menyuruh para warga untuk bangun dan menumbuk pagi. Karena suasana yang ramai membuat ayam-ayam berkokok. Para Jin yang membantu Bandung Bondowoso mengira bahwa fajar akan segera terbit. Kemudian mereka kabur meninggalkan candi yang sudah berjumlah 999.

Tentu saja hal tersebut membuat Bandung Bondowoso murka, kemudian mengutuk Roro Jonggrang menjadi candi sebagai pengganti candi ke 1000. Candi Dewa siwa merupakan candi induk dan dipercaya bahwa itulah wujud Roro Jonggrang setelah mendapat kutukan.

salah satu relief pada candi prambanan
salah satu relief pada candi prambanan

Menurut prasasti Siwagrha, pada masa pemerintahan Rakai Pikatan (pertengahan abad ke-9) dari Kerajaan Mataram Kuno mulai mendirikan candi tersebut.

Namun setelah abad ke 10, pusat kerajaan berpindah ke Jawa Timur sehingga kondisi candi tidak terurus hingga tertimbun letusan material Gunung Merapi. Perlahan-lahan daerah tersebut menjadi hutan yang lebat.

Pada tahun 1733, candi ini ditemukan oleh CA. Lons seorang berkebangsaan Belanda. Pemugaran mulai tahun 1918, akan tetapi upaya serius yang sesungguhnya mulai pada tahun 1930-an dan baru benar-benar rampung pada tahun 1953.

Baca juga99 wisata Jogja yang wajib di kunjungi

Hal seru yang bisa kamu lakukan

Berada di kompleks candi Hindu terbesar di Asia tenggara, tentunya akan sangat mengagumkan. Ada beberapa hal yang bisa kamu lakukan di sini :

1. Berburu Foto

Suasana di malam hari

Setiap datang ke tempat wisata tentu tidak akan melupakan aktivitas yang satu ini. Ber-swafoto di tempat yang penuh dengan kenangan sejarah. Karena tempat yang panas, pastikan kamu menggunakan pakaian yang bisa membuat kamu nyaman dengan udara ya.

Jangan lupa siapkan powerbank juga memory yang banyak untuk koleksi galery kamu.

2. Mengenal seni sastra dan Relief Hindu

Seperti halnya candi Borobudur, di sekeliling Candi Prambanan juga terdapat relief. Cara membaca relief yaitu dengan masuk melalui pintu sebelah timur kemudian berjalan mengitari candi trimurti searah putaran jarum jam. Terdapat 2 kisah relief yaitu mengenai ramayana dan krisnayana.

Kalau Anda mengalami kesulitan dalam membaca relief, akan ada pemandu yang akan membmbing anda. Atau Anda juga bisa berjalan ke museum yang terdapat di bagian utara kompleks candi.

3. Berkeliling Candi

Berada di atas lahan seluas 39,8 hektar, candi nan megah ini di bangun. Anda bisa menghabiskan waktu untuk berkeliling dengan berjalan kaki. Keindahan tempat ini akan membuat anda terkagum-kagum seolah dengan kondisi masyarakat dan teknologi yang berkembang saat itu mustahil bisa tercipta maha karya seni yang luar biasa.

4. Berburu sovenir

Di Kompleks candi prambanan, ada banyak kios yang menjual oleh-oleh khas prambanan. Gantungan kunci, miniatur candi, kaos, kalung, gelang bahkan oleh-oleh khas borobudur pun ada disini.

Jam Buka & Harga Tiket Masuk

Buka setiap hari dari jam 06.00 – 17.00 WIB tempat ini selalu ramai para wisatawan baik lokal maupun mancanegara.

Harga Tiket Masuk Candi Prambanan
Rp50.000 (dewasa)
Rp25.000 (anak-anak)
USD 25 (wisatawan mancanegara)

Indonesia yang kaya akan budaya sangat menarik untuk di eksplor lebih lanjut pastinya ya. Semoga artikel ini bisa membantu kamu untuk mendapatkan liburan yang istimewa. Jangan lupa baca juga “Wisata Pantai Jogja” dan “Wisata gratis Jogja” yang tidak boleh kamu lewatkan.