Tempe Benguk, Penganan Khas Kulon Progo Yang Unik

Tempe Benguk, Penganan Khas Kulon Progo Yang Unik

Tempe merupakan kudapan yang sudah sangat dikenal di Indonesia. Biasanya tempe dibuat mengunakan kacang kedelai, namun apakah kamu tahu kalau ada tempe yang diolah dari bahan lain? Salah satunya yaitu Tempe Benguk. Tempe Benguk merupakan tempe yang bahan dasarnya dari kacang koro benguk. Penasaran kudapan seperti apa ini? Simak terus ya lur!

Baca Juga “Puncak Sosok, Nikmati Indahnya Alam dari Sore Hingga Malam”

Tempe benguk yang diolah besengek (https://warisanbudaya.kemdikbud.go.id/)

Tempe Benguk Sumber Protein

Seperti yang dijelaskan diawal, Tempe yang satu ini terbuat dari kacang koro benguk. Kacangnya sendiri memiliki ukuran yang besar dan sedikit keras. Meski begitu, kacang ini bisa menjadi salah satu sumber asupan protein nabati untuk kamu lur. Mengutip dari Dapur Umami kandungan protein dari biji koro benguk berkisar antara 26,3-28,8%, lemak 6,5-7,2%, serat 8,5-9,7%, dan karbohidrat 49,9-61,2%.

Cara Pembuatan

Pengolahan kacang koro benguk untuk menjadi tempe sendiri tidak bisa sembarangan, lho. Membutuhkan kehati-hatian saat proses pembuatannya. Kacang koro benguk harus direndam terlebih dahulu sekitar 2 hari untuk meghilangkan bau apek pada kacang dan melunakkan teksturnya.

Selain itu, tujuan lain dari merendam selama sekitar 2 hari adalah untuk menghilangkan kandungan HCl yang ada dalam biji ini. Jadi jika belum mahir dalam pengolahan bisa menjadi racun bagi tubuh, tapi jika pengolahan dilakukan oleh orang yang sudah ahli rasa dari kacang ini akan sangat nikmat dan istimewa.

Seperti tempe kedelai, Tempe benguk dapat diolah menjadi ragam makanan. Namun di daerah Kulon Progo sendiri, tempe ini menjadi khas karena dimasak besengek.

Tempe Benguk lebih nikmat disantap dengan Geblek (https://warisanbudaya.kemdikbud.go.id/)

Besengek sendiri merupakan pengolahan yang hampir mirip dengan bacem, namun dalam besengek ada penggunaan santan. Jadi setelah direbus menggunakan air hingga empuk. Air dibuang dan dimasak dengan santan dan campuran bumbu yang lainnya hingga santannya mengental.

Hal ini membuat rasa dari makanan ini terasa sangat gurih dan ada sedikit rasa manisnya. Disajikan saat hangat akan terasa lebih nikmat.

Baca Juga “Museum Benteng Vredeburg, Saksi Bisu Masa Kolonial”

Gimana? Tertarik untuk mencicipinya? Biasanya kudapan ini dijajankan dengan Geblek yang juga merupakan salah satu makanan khas kulon progo.

Lagi laper tapi dompet lagi tipis? Pakai JogjaKita aja, pesan makan makin mudah dan murah karena banyak promonya. Download Sekarang!