fbpx
7 Fakta Museum Ullen Sentalu

7 Fakta Museum Ullen Sentalu

Kalau mendengar kata Museum biasanya hanya akan terkesan cerita masa lalu. Berbeda dengan Museum Ullen Sentalu. Jika berkunjung kesini, kamu tidak akan merasa bosan. Hal ini karena banyak hal yang justru akan menarik perhatian kamu.

Berlokasi di Jl. Boyong No.KM 25, Kaliurang, Hargobinangun, Kec. Pakem, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta(maps). Buka dari jam 08.30-15.00 WIB.

Pada tahun 2015, National geographic menobatkan museum ini adalah yang terbaik di Indonesia. Seperti apa keindahanya? Simak sampai akhir ya! Jangan lupa baca Juga “Wisata Jogja Kaliurang yang instagramable“.

Museum Ullen Sentalu
Museum Ullen Sentalu

Makna Ullen Sentalu

Nama yang unik ini ternyata adalah sebuah singkatan dari “Ulating blencong sejatine tataraning lumaku” .

bagian seni museum
bagian seni museum

Kalimat tersebut mempunyai arti nyala lampu blencong (lampu yang dipergunakan saat pertunjukkan wayang kulit) merupakan petunjuk manusia dalam melangkah dan meniti kehidupan.

Baca Juga “Borobudur-Menyelami dunia Jawa Kuno”

Memperkenalkan Sejarah Keraton Solo & Yogyakarta

Museum Ullen Sentalu banyak mengisahkan tentang peradaban Kerajaan Mataram yang terpecah menjadi 4 keraton di Solo dan Yogyakarta, yaitu Kasunanan Surakarta, Kesultanan Yogyakarta, Praja Mangkunegaran, dan Kadipaten Pakualaman.

Tempat ini banyak menyimpan koleksi foto dan lukisan bangsawan zaman tersebut. Tidak hanya itu, koleksi kain jarit, gamelan kuno dan arca-arca khas hindu budha juga tersimpan dengan baik.

Baca Juga”Berburu sunset di Lokasi Wisata Candi Ijo”

Banyak tersimpan arca-arca hindu budha
Banyak tersimpan arca-arca hindu budha

Keluarga Haryono adalah penggagas museum ini, Keluarga pembatik asal yogyakarta yang memang masih berdarah bangsawan. Mereka suka mengoleksi warisan budaya nenek moyang dan sangat mencintai sejarah Indonesia khususnya Jawa.

Selain sumbanagan dari keluarga Haryono, koleksi museum ullen sentalu juga berasal dari Yayasan Ulating Blencong (pengelola museum) dan sesepuh keluarga kerajaan Mataram.

Baca Juga”Candi Prambanan-Saksi cinta Bandung Bondowoso”

Kisah Cinta Putri Tineke

Salah satu ruang di museum ullen sentalu bernama Bilik Syair Tineke. Tineke adalah putri pakubuwono XI yang bernama asli Koes Sapariyam. Kisah cinta mirip siti nurbaya adalah yang terjadi pada sang putri. Putri Tineke mencintai seorang pangeran, akan tetapi sang raja tidak merestuinya. Akhirnya Sang putri pun berkirim surat kepada sahabat-sahabatnya.

surat-surat sang putri dengan sahabatnya adalah sajak yang indah, keindahanya bisa disejajarkan dengan shakespeare sayangnya tidak banyak yang mengetahui. Berikut adalah salah satu sajaknya :

Kupu tanpa sayap
Tak ada di dunia ini
Mawar tanpa duri
Jarang ada atau boleh dikata tak ada
Persahabatan tanpa cacat
Juga jarang terjadi
Tetapi cinta tanpa kepercayaan
Adalah suatu bualan terbesar di dunia ini

Baca Juga “99 Wisata Jogja yang wajib kamu kunjungi”

Banyak cerita dan kisah yang tertulis di ruangan tersebut. Dari cerita sang putri ini, setelah 10 tahun akhirnya sang putri bisa bersatu dengan sang pangeran. Tentunya sangat melegakan.

Baca Juga “Wisata alam jogja di atas awan: Keindahan bukit panguk kediwung”

Model Arsitektur Museum Ullen Sentalu

Museum ini terlihat sangat menyatu dengan alam. Bangunan-bangunan yang dibuat dengan banyak pilar dan terbuat dari batu alam seperti rumah tropis.

konsep desain arsitektur Museum Ullen Sentalu terinspirasi dari pernyataan Yoshio Taniguchi, arsitek Jepang yang mendesain ulang Museum of Modern Art (MoMA), yang mengatakan bahwa arsitektur sebagai karya seni tertinggi tidak tampil sebagai rancangan sendiri yang terpisah, tapi menyatu dengan koleksi museum yang berada di dalamnya dalam sebuah habitat.

Baca Juga “Wisata Gunung di Jogja”

Kalau berkunjung ke museum ini, kamu akan didampingi oleh pemandu yang sangat interakti, sehingga membuat perjalanan kamu berkeliling mengenal sejarah tidak akan membosankan. Ada beberapa aturan yang memang harus kamu ikuti, salah satunya adalah dengan tidak berfoto di sembarang tempat. Hanya pada tempat-tempat yang di ijinkan saja.

Tapi tidak perlu khawatir karena kamu akan tetap bisa exis di sosial media kamu, karena tempat-tempat yang boleh berfoto sangat instagenic. Pastikan kamu mampir untuk mengenal sejarah di museum ini ya sobat traveller!.